Perempuan sejati

Perempuan sejati seperti Kartini
berpijak pada nurani
tak mengorbankan harga diri
tak takut untuk berani

Perempuan
tidak selamanya menjadi obyek
kemarin, hari ini dan nanti
pernah, sedang dan akan menjadi subyek

Perempuan adalah perempuan
menurut apa kata lelaki
tetapi tak harus menjadi bawahannya

karena,

Perempuan adalah perempuan
tetap seorang manusia
yang mempunyai hak sendiri


 "Puisi ini diikutsertakan dalam Blogger Kartinian : Kuis untuk Kartini yang diadakan oleh Melly"

16 komentar:

  1. aku juga perempuan, pasti punya hak sendiri juga :)

    BalasHapus
  2. puisinya tegas :)
    hehe
    makasih bu dey..udah ikutan kuisku.. udah aku catet ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama2 Mel, sukses dengan acaranya ya ..

      Hapus
  3. kereeeennnn ....jadi jgn pernah mengabaikan perempuan yeee

    BalasHapus
    Balasan
    1. perempuan juga punya kelebihan ya Mi ..

      Hapus
  4. keren puisinya
    mewakili kata hati para perempuan.
    Salam d_b

    BalasHapus
  5. selamat hari kartini, semoga perempuan sejati tidak selalu di sebelah matakan. :)

    BalasHapus
  6. kuisnya dilombain ga nih mb? menang? moga2 yah...

    BalasHapus
  7. perempuan sejati
    melangkah dengan hati
    segalanya dicermati dengan teliti
    agar hidup memberi arti

    BalasHapus
  8. bagi saya perempuan itu adalah perhiasan yang paling indah, dan selalu melebihi daripada perhiasan yang lain, apalagi dihiasi dengan budi pekerti yang luhur ia akan semakin indah dan mempesona...hehehe....
    kunjungan perdana, salam perkenalan, jangan lupa mampir teman, ditunggu...terima kasih

    BalasHapus
  9. Memang benar semua diatas
    namun ada sebuah hakikat atas sebuah kodrat
    Jadi tetap pada kodrat namun bisa maju
    menghargai dan selalu dihargai
    hormati untuk di hormati..

    Aryocahyalesmana
    BoekanPOeJangGA

    BalasHapus
  10. membacanya, saya jadi kangen sama Ibu di Jombang sana...

    BalasHapus