Pergilah

Pergilah,
jalani hidupmu,
tak akan kau dengar lagi keluh yang membuat peluh,
tak akan kau baca lagi kesah yang membuat resah,

kata-kata yang kemarin sempat tertata,
anggap saja laksana lampu-lampu kota,
sebagai penghias jalanan malam,
penerang langit yang temaram,

karena jika esok mentari datang
semua itu akan hilang

Pergilah

Akan kusimpan sendiri semua keluh dan kesahku.

# 13 Desember 2009, 10 : 37 wib #

Ada saatnya merasa rapuh dan perlu teman bicara untuk menguatkan, bukan untuk di tinggalkan. Sahabat, adalah orang yang mau (saling) mendengar, bukan hanya mau di dengar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar