dan,


dan,
rindu itu datang kembali,
rindu yang tak menjanjikan apa-apa,
karena masa lalu tak mungkin kusambangi.

Sebaiknya ku kemasi seluruh rindu yang mengaduh,
lalu pergi menjauh,
karena tak ada lagi yang harus ku tunggu.

Biarkan rindu ini tetap dengan lipatannya yang rapih,
tanpa perlu ku bentangkan.