Menyapa Alam


Ku ikuti arah angin yang bertiup,
melambaikan pucuk cemara.
Ku ikuti arah angin yang berhembus, 
mengisi rongga dada.

Awan di langit biru, 
berarak menyapa pagi yang tersenyum.
Awan di kaki lazuardi, 
berebut menyambut hati yang mengulum.

Mentari yang bersinar, 
menguapkan embun di ujung ilalang.
Mentari yang bercahaya, 
menghangatkan rasa akan menjelang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar